Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label enak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 November 2014

WAROENG DISTRIK

Pertama kali mendengar namanya, saya sama sekali tidak ada bayangan bagaimana wujud dari warung ini. Tapi ternyata setelah saya berkunjung ke sana, ternyata waroeng distrik itu warung tenda sederhana yang terletak di emperan jalan. Apa yang membuat warung ini special? Jawabannya adalah menu roti berlapiskan ice cream yang sangat menggoda iman. Menu andalan mereka adalah Gandum Koko Crunch, jadi tuh ice cream magnum dilapisi dengan roti gandum dan tidak lupa diberi toping coco crunch! Yummy!!! Siapa yang tidak kuat iman dengan menu yang satu ini. Lumeran ice cream di tengah-tengah lembutnya roti adalah kelezatan tersendiri yang tak terlupakan! Agak lebay memang tapi seperti itulah kenyataannya!

Tidak hanya Coco Crunch aja, tapi juga pilihan rasa sperti silverqueen, toblerone, marshmallow, vanilla, chococip ice cream, dan masih banyak lagi yang lainnya. Tapi bukan hanya roti yang dilapisi ice cream, waroeng distrik juga menyediakan roti canai, seblak, mie, dan mango sticky rice yang tidak kalah menguggah selera.


Untuk minuman, yang paling popular di Waroeng Distrik ini adalah Ice Bubble Gum dan Thai Tea. Untuk harganya sendiri cukup terjangkau yaitu berkisar antara 15-20 ribu rupiah. Waroeng distrik ini pas untuk sekedar ngobrol ataupun ngumpul dengan teman-teman. Pengunjung juga bisa lesehan disini sambil menikmati angina malam Bandung yang menyejukkan.
Check for place di Jalan dr. Rajiman no. 6! Gercep kalo mau merasakan lelehan ice cream bercampur roti panggang yang lezat! Nom-Nom!

KUE CUBIT DEPAN BAKSO ENGGAL

Kue cubit memang identik dengan jajanan zaman dulu. Kue cubit sekarang memang sudah tidak setenar dulu  lagi, kue cubit memang sudah kalah dengan jajanan sekarang yang mengikuti selera masyarakat era modern. Kue cubit dimanapun juga mempunyai tampilan bentuk yang sama namun pasti cita rasa nya akan berbeda tergantung dimana kita membelinya. Dan untuk kalian para readers, Bandung mempunyai kue cubit yang bisa dibilang terkenal karena memiliki kenikmatan rasa apalagi jika dinikmati dengan cara setangah matang. Kue cubit ini berlokasi di Jalan Burangrang, depan Bakso Malang Enggal, Bandung. Harga Rp 10.000 / porsi.


JKT 66

Martabak dulu identik dengan adonannya yang tebal dan toping yang minimalis atau itu-itu saja. Coba cari tahu tentang martabak JKT66. Disana terdapat martabak yang beda dari martabak-martabak yang sering kita temui. Yang unik dari martabak JKT66 adalah pada toppingnya yang sangat variatif dan bikin ngiler. Yang paling best seller di JKT66 adalah martabak tobleronenya yang menggiurkan.




Martabak dengan potongan coklat toblerone ini tidak hanya unik tetapi sangat memanjakan lidah kita. Banyak juga toping-toping yang enak seperti silverqueen, oreo, nutella, mars dan lain-lain.
Martabak asinnya juga unik. Tidak seperti kebanyakan martabak asin yang hanya terbuat dari adonan kulit yang tipis dan berisi telur dengan campuran daging, martabak asin di sini mempunyai adonan yang sama dengan adonan martabak manisnya, cuma rasanya asin dan gurih. Topping yang dipakai untuk martabak asin di sini adalah Bratwurst, Turkey Bacon, Smoke Beef, Beef Floos, dan Chicken Floos. Topping-topping ini dipadukan dengan saus BBQ.



JKT66 juga menjual indomie yang sama dengan bungkusnya. Maksudnya kita bisa membeli indomie dengan topping dan tampilan yang sama dengan apa yang ada dalam bungkusnya. Unik sekali bukan?


KEHIDUPAN TAK PERNAH BERAKHIR


Tempat wisata kuliner Bandung ini mempunyai keunikan yang langsung membuat rasa penasaran siapapun yang membacanya. Kehidupan yang tak pernah berakhir; siapa yang menyangka bahwa kalimat tersebut ditujukan untuk tempat kuliner yang mempunyai konsep 4 sehat 5 sempurna dan hidup tanpa MSG di makanan yang akan dikonsumsi. Lokasi tempat kuliner sehat ini berada di Jalan Pajajaran, No. 63, Bandung yang mempunyai tujuan mulia untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sudah mulai saatnya untuk kita menjalani pola sehat, dan dimulai dari bahan makanan yang akan dikonsumsi dan niscaya kita akan memiliki hidup yang lebih panjang nantinya. Awalnya kuliner ini hanya untuk penganut vegetarian dan no MSG dalam makanannya. Dengan kehebatan dan kepercayaan diri mereka dapat merubah mindset masyarakat tentang makanan no MSG tidak dapat diterima oleh lidah menjadi bisa diterima dan malah tetap terasa lezat. Memang tidak semua makanan disini adalah sayuran namun dapat dipastikan semua makanan disini bebas dari MSG, Santan, dan Bawang.


Sepertinya sudah menjadi suatu tren jika wisata kuliner di Bandung harus mempunyai wujud penampakan tempat yang indah dan membuat konsumen merasa nyaman dan terkesan. Walaupun berada di daerah yang mempunyai udara panas dan penuh dengan kendaraan, tapi Kehidupan Yang Tak Pernah Berakhir dapat memujudkan tampat makan yang nyaman dan terkesan seperti berada dalam taman walaupun tempat tidak terlalu besar.



Kehidupan Yang Tak Pernah Berakhir mempunyai kisaran harga yang cukup murah atau bahkan bisa dibilang murah untuk tempat yang menawarkan makanan sehat, yaitu sekitar dibawah Rp 30.000. Bahkan mereka mempunyai ciri khas yaitu “Nasi + 4 Sayur Rp 6.000”